our blog

Membuka Wawasan

Maret 29, 2018 / by Wienanto Tanuwidjaja / In Laporan Keuangan, Laporan Laba Rugi / Leave a comment

Indikator dalam Neraca & Laporan Laba Rugi Yang Membongkar Kesalahan Fatal Laporan Keuangan

Apakah Anda yakin dengan laporan keuangan perusahaan Anda?

Tentunya, Anda harus bisa menjawab “Ya” secara spontan & tanpa ragu.

Namun kenyataan di lapangan, banyak perusahaan yang tidak yakin dengan apa yang disajikan di laporan keuangan sesuai dengan realitasnya.

Ketidakakuratan dalam laporan keuangan Anda dapat terjadi karena sejumlah alasan:

    • Kesalahan manusia

 

    • Ketidakjujuran

 

    • Kesalahan interpretasi angka

Ini hanyalah tiga dari banyak alasan lain mengapa laporan keuangan Anda salah.

Bila membahas soal akuntansi, Anda perlu menengok dua laporan keuangan dasar yang mengungkap banyak kisah – neraca & laporan laba rugi.

Masing-masing menjalankan peran tersendiri, namun secara bersamaan neraca dan laporan laba rugi akan memberikan Anda gambaran besar mengenai situasi keuangan di dalam perusahaan.

Berikut sekilas gambaran dua instrumen laporan keuangan ini dan “ indikator peringatan” yang kerap kali disingkap.

laporan keuangan neraca 

 

Neraca

 

Hal-hal yang harus Anda perhatikan

Pada saat Anda melihat neraca, Anda harus mencari saldo yang tidak wajar atau tidak masuk akal.

Neraca adalah gambaran tentang bisnis Anda pada saat ini. Anda akan mendapatkan quick snapshot tentang apa yang sedang terjadi di dalam perusahaan Anda.

Berikut adalah beberapa peringatan penting yang dapat diidentifikasi bila angka laporan keuangan dalam neraca Anda tidak benar:

1. Saldo Negatif

Anda mungkin menemukan saldo negatif pada aset. Apa yang diungkapkan saldo itu? Apakah Anda menjual aset dan menghapusnya dari buku tapi lupa membalikkan penyusutannya? Segera selidiki.

2. Salah Pos Penerimaan Pembayaran

Jika staf Anda menerima pembayaran dari klien dan memasukkannya ke akun yang salah, neraca Anda akan kacau. Laporan keuangan Anda akan menunjukkan saldo negatif pada salah satu akun klien. Di sisi lain, klien yang sudah membayar masih menunjukkan tagihan yang masih belum terbayar. Segera perbaiki.

3. Rasio Hutang Terhadap Pendapatan Meningkat

Bila Anda memiliki beberapa pos “pengeluaran lain-lain” dalam jumlah besar, Anda mungkin akan melihat tren penurunan laba yang kadang berlangsung gradual dalam jangka waktu panjang.

Hal ini dapat menyebabkan peningkatan rasio hutang terhadap pendapatan Anda karena dana Anda dialokasikan tidak pada tempatnya.

Di sisi lain, kondisi ini bisa juga disebabkan karena bisnis Anda sedang mengalami masa sulit. Dalam kasus ini, laporan keuangan bisa juga tidak salah, namun jelas-jelas memberikan peringatan yang harus segera Anda tangani.

Dalam kedua kondisi tersebut, Anda harus tahu mengapa hal ini terjadi, menganalisa akar permasalahannya dan mengambil tindakan.

4. Laporan Usia Piutang Usaha Buruk

Seringkali staf dalam perusahaan tidak disiplin dalam melakukan penagihan sehingga banyak tagihan piutang usaha berusia tua karena telah melewati jangka waktu pembayaran.

Dampak buruknya adalah terjadinya Cash Gap di mana perusahaan harus mengeluarkan modal di awal untuk seluruh pembelian sebelum mendapatkan pembayaran.

Alhasil, perusahaan harus meminjam dana yang tentunya menambah beban bunga. Bila hal ini terjadi dengan Anda, tentunya berpengaruh dengan tergerusnya laba karena biaya bunga.

 

Laporan Laba Rugi

 

Hal-hal yang harus Anda perhatikan

Laporan laba rugi menyampaikan ringkasan pendapatan dan pengeluaran serta menyajikan angka keuntungan atau kerugian sebuah bisnis dalam periode waktu tertentu. Periode tersebut adalah bulanan, triwulan atau tahunan.

Setelah memahami metode akuntansi yang sesuai untuk bisnis Anda, selanjutnya akan sangat mudah melihat laporan laba rugi dan keakuratan angka-angkanya.

Berikut adalah beberapa peringatan penting yang dapat diidentifikasi bila angka laporan keuangan dalam laporan laba rugi Anda tidak benar:

1. Laba Besar Arus Kas Kecil

Salah satu cara agar Anda mendapatkan gambaran akurat adalah dengan melihat laporan laba rugi bersamaan dengan laporan arus kas untuk memastikan laba yang didapat dibarengi dengan kas yang masuk.

Laba besar dibukukan dalam laporan laba rugi, namun di sisi lain ternyata arus kas yang masuk kecil. Hal ini memberi peringatan bahwa ada masalah dalam penerimaan uang.

2. Laba Kotor Operasional Turun

Kesehatan sebuah perusahaan sangat ditentukan dari kemampuannya untuk menghasilkan laba kotor operasional.

Laba operasional akan memastikan arus kas operasional positif untuk membayar seluruh biaya produksi, biaya penjualan, biaya umum dan administrasi, biaya pajak serta biaya bunga.

Menurunnya laba kotor operasional bisa menyebabkan arus kas operasional menjadi minus. Selanjutnya untuk memenuhi seluruh biaya, perusahaan harus meminjam dana dari luar atau menjual aset.

Tentunya, pilihan ini tidak baik karena pasti akan menggerus laba serta mengganggu roda aktivitas produksi dan operasional perusahaan.

3. Persentase Laba Kotor Tidak Terprediksi

Laba kotor dihasilkan dengan cara mengurangkan pendapatan dengan harga pokok produksi.

Persentase laba kotor secara wajar hanya bergerak naik turun dalam kisaran 3-4%. Bila Anda melihat pergerakan diluar kisaran persentase tersebut, maka ini mengindikasikan adanya ketidakwajaran.

Seluruh proses penjualan, proses pembelian, penanganan inventaris, biaya produksi harus dibedah untuk menemukan masalahnya.

 

Laporan Keuangan Anda: Apa Metode Akuntansi yang Dipakai?

Saat melihat laporan keuangan Anda, penting untuk mempertimbangkan metode akuntansi yang dipakai – pahami perbedaan metode akuntansi berbasis kas dan berbasis akrual.

    • Akuntansi Berbasis Kas adalah berdasarkan aktivitas kas di perusahaan Anda. Metode ini menelusuri kapan kas masuk dan kapan kas keluar. Anda bisa menganalogikannya dengan rekening koran di bank Anda di mana seluruh transaksi keuangan dicatat dan direkonsiliasi serta pada akhir bulan dilihat berapa jumlah saldonya. Akuntansi berbasis kas tidak akan memberikan gambaran lengkap tentang kinerja perusahaan sebenarnya.

 

    • Akuntansi Berbasis Akrual adalah berdasarkan transaksi yang diakui, dicatat dan disajikan pada saat terjadinya transaksi tersebut tanpa memperhatikan waktu kas diterima atau dibayarkan. Metode ini lebih kompleks daripada yang berbasis kas namun memberi gambaran lebih jelas tentang apa yang sedang terjadi di dalam perusahaan Anda. Akuntansi berbasis akrual memungkinkan analisa yang lebih akurat tentang sebuah bisnis dibandingkan dengan akuntansi berbasis kas.

Akuntansi berbasis kas dan akrual hanyalah bagian kecil dari seluruh rangkaian pembentuk laporan keuangan. Sangatlah penting untuk melihat keduanya untuk mengerti apa yang sebenarnya terjadi di perusahaan.

Akuntansi berbasis akrual memberikan gambaran lebih tepat tentang laba Anda. Anda dapat melihat analisa tren karena Anda mengakui pendapatan dan biaya dalam waktu saat pendapatan terjadi dan pengeluaran dilakukan.

Kini Anda dapat memproyeksikan biaya operasional dan memiliki pengetahuan berapa laba kotor yang harus dicapai untuk memenuhi seluruh biaya tersebut.

Akuntansi berbasis kas dapat menunjukkan fluktuasi yang lebih besar karena mungkin di suatu bulan menunjukkan laba yang sangat baik dan bulan berikutnya sama sekali tidak karena perbedaan waktu penerimaan dan pengeluaran uang. Hal ini biasanya tidak mencerminkan keuntungan sebenarnya dari sebuah pekerjaan atau proyek.

Bila Anda ingin melihat seberapa baik keseluruhan operasional Anda, akuntansi berbasis akrual akan memberikan gambaran lebih baik.

Bila Anda tidak yakin dengan laporan keuangan Anda, setiap aspek bisnis Anda dapat terpengaruh. Dari tim Sales ke tim Customer Service hingga ke manajemen, setiap orang yang memiliki kepentingan dalam bisnis Anda dapat terpengaruh oleh angka-angka pada laporan keuangan Anda.

Bila angka yang disajikan tidak akurat atau bila Anda tidak yakin dengan informasi yang diberikan, Anda sedang menghadapi masalah besar.

Beberapa Hal Lain yang Harus Dipertimbangkan

 

    • Apakah Anda yakin dengan kondisi keuangan Anda untuk membayar bonus berdasarkan angka-angka yang Anda miliki? Jika Anda ragu, selidiki laporan keuangan anda lebih jauh.

 

    • Apakah laporan keuangan Anda menunjukkan hasil usaha yang sebenarnya? Jika ada pola atau tren aneh yang tidak masuk akal, mungkin Anda tidak mengetahui kondisi internal sebenarnya yang carut marut.

 

    • Dapatkah Anda mengatakan tanpa ragu bahwa Anda selalu berada di belakang staf pembukuan Anda? Walaupun Anda tidak terlibat langsung sehari-hari, Anda perlu mengetahui arus kas masuk dan kas keluar. Dengan kata lain, apa yang sedang terjadi dengan uang Anda? Apakah piutang Anda dialokasikan ke tempat yang seharusnya? Apakah neraca dan laporan laba rugi secara transparan menjelaskan kondisi bisnis Anda? Jika Anda tidak yakin, saatnya menyelidiki.

 

Saatnya Anda Bertindak

Sekarang, kurang lebih Anda tahu seberapa baik atau buruk laporan keuangan Anda.

Bila Anda merasa ada yang salah, saatnya Anda menghubungi tim ahli yang dapat membantu Anda mengatur data keuangan serta melaporkan angka yang sesungguhnya.

Di Logiframe, ini adalah spesialisasi kami.

Kami menawarkan solusi keuangan dan akuntansi yang jauh melebihi sekedar pembukuan sederhana. Anda dapat melihat kinerja kami membantu menganalisa dan meningkatkan profitabilitas perusahaan Anda.

Your comment