our blog

Membuka Wawasan

November 29, 2018 / by Wienanto Tanuwidjaja / In Laporan Keuangan / Leave a comment

Membuat Laporan Lebih Efektif Dengan Transformasi Sistem Akuntansi

Tingkat kompleksitas dunia bisnis semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah konsumen, meningkatnya jumlah transaksi, serta perluasan area bisnis. Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, dibutuhkan suatu cara untuk bisa meningkatkan performa kerja dalam masing-masing bidang, termasuk di dalamnya bidang akuntansi.

Para profesional dalam bidang akuntansi bertanggung jawab untuk begitu banyak hal, salah satunya adalah membantu laporan manajemen dan pelaporan keuangan. Dalam pembuatan laporan ini, para profesional dapat memanfaatkan pesatnya perkembangan teknologi.

Teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempersingkat response time bagi business intelligence and analytic. Dengan response time yang semakin singkat, maka proses pembuatan laporan keuangan dan manajemen akan menjadi semakin cepat dan lebih efektif.

Perbedaan Antara Pelaporan Keuangan dan Laporan Manajemen

Sebelum membahas mengenai peran teknologi dalam sistem akuntansi, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu mengenai perbedaan antara pelaporan keuangan dan laporan manajemen.

Sebagian besar pemilik bisnis pastinya sudah sangat familiar dengan laporan keuangan dasar yang diterima setiap bulannya, namun mereka masih kurang memahami mengenai laporan manajemen serta manfaat yang bisa didapatkan dari jenis laporan yang satu ini.

Sumber: slideshare.com

Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah kumpulan data dari segala jenis transaksi baik pemasukan maupun pengeluaran dalam periode tertentu. Setiap perusahaan memiliki periode pembuatan laporan keuangan masing-masing, mulai dari mingguan, bulanan, 3 bulan sekali, hingga setahun sekali.

Pada umumnya, data yang tercantum dalam laporan keuangan meliputi:

  • Catatan transaksi pengeluaran.
  • Catatan transaksi pemasukan.
  • Statement dari cash flow.
  • Balance sheet.
  • Total profit atau keuntungan dan kerugian.

Pada dasarnya, tujuan laporan keuangan dalam bentuk ini merupakan laporan yang menunjukkan kondisi keuangan sebuah perusahaan pada suatu waktu. Laporan ini menjadi sebuah gambaran umum dari performa sebuah perusahaan. Setiap perusahaan wajib membuat laporan ini baik untuk kebutuhan internal ataupun untuk kebutuhan eksternal seperti saat mereka mengajukan pinjaman.

Bagi Anda yang baru memulai bisnis, sangatlah penting untuk mengetahui cara membuat pembukuan keuangan sederhana sebagai bagian manajemen keuangan. Setelah bisnis semakin berkembang, Anda bisa turut mengembangkan bentuk laporan keuangan Anda.

Pengertian Laporan Manajemen

Laporan keuangan hanya mampu memberikan gambaran secara umum dari kondisi keuangan perusahaan, namun tidak mampu memberikan pemahaman secara mendalam mengenai kondisi spesifik perusahaan tersebut.

Di sisi lain, laporan manajemen mampu memberikan informasi secara lebih mendetail dalam bentuk:

  • Data keuntungan dan kerugian yang berasal dari masing-masing departemen, tim atau kelompok kerja, serta jenis proyek.
  • Data pencapaian (realization rate).
  • Data penggunaan (utilization rate).

Laporan seperti ini akan sangat bermanfaat bagi para pimpinan yang ingin mengetahui secara mendetail kondisi serta performa salah satu departemen mereka dalam kurun waktu tertentu. Bila perusahaan tersebut mengalami kerugian, maka akan jauh lebih mudah untuk melacak dan menemukan sumber kerugian dengan adanya laporan manajemen.

Manfaat dari Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen

Sumber: slideplayer.info

Apa saja manfaat dari laporan keuangan dan laporan manajemen?

Secara umum, ada 2 manfaat yang bisa didapatkan dari kedua laporan ini:

  • Laporan keuangan akan memberikan informasi mengenai kondisi keuangan secara umum, apakah cash flow berjalan dengan lancar atau tidak, apakah jumlah profit yang masuk sesuai dengan data yang ada, dan seterusnya.
  • Laporan manajemen yang bersifat lebih spesifik dapat dipergunakan untuk melakukan analisa secara lebih mendalam. Bila laporan manajemen mengindikasikan adanya permasalahan pada salah satu tim, departemen, atau proyek, maka pihak pimpinan bisa segera membuat kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secepatnya.

Pada dasarnya, laporan manajemen merupakan sebuah bukti solid yang dapat dipergunakan dalam pengambilan keputusan bisnis.

Penyedia jasa konsultan keuangan seperti Logiframe akan membantu semua pihak yang membutuhkan bantuan dalam hal pembuatan pelaporan keuangan dan laporan manajemen dengan menggunakan sistem teknologi terbaru untuk mendapatkan semua manfaat tersebut.

Peran Teknologi dalam Perubahan Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi yang dipergunakan dalam pelaporan keuangan dan pembuatan laporan manajemen mengalami perubahan yang sangat drastis berkat teknologi.

Secara umum, setidaknya ada 3 perkembangan teknologi yang merubah sistem akuntansi dalam skala global yaitu:

Software Dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan

Sumber: quickbooks.co.za

Saat ini, berbagai aspek kerja dalam bidang akuntansi dapat diselesaikan dengan menggunakan bantuan software. Dalam kurun waktu 1 dekade terakhir, perkembangan software terlihat sangat pesat. Beberapa software seperti software akuntansi Xero didaulat sebagai software terbaik untuk sebuah bisnis. Software telah tumbuh menjadi sebuah alat untuk membantu meningkatkan efisiensi kerja dan meminimalisir human error.

Selain itu, berbagai software dalam bidang akuntansi juga dirancang untuk mampu mendeteksi adanya anomalI data untuk bisa ditelusuri lebih lanjut. Dengan adanya sistem peringatan dini seperti ini, para penggunanya bisa menghindari terjadinya masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Tentu saja software yang digunakan adalah software yang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan kondisi perusahaan. Para pemilik perusahaan hendaknya mengetahui cara memilih software akuntansi yang tepat untuk bisnis mereka agar tidak mengalami kerugian di masa yang akan datang.

Cloud Computing

Sumber: justscience.in

Pesatnya perkembangan Cloud computing merupakan salah satu aspek dalam perkembangan teknologi yang juga berperan penting dalam merubah sistem akuntansi.

Cloud computing memudahkan para pengguna untuk menyimpan data secara online dan dapat dengan mudah diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini memungkinkan klien untuk mengirimkan data keuangan kepada konsultan keuangan dan akuntansi.

Selain itu, faktor keamanan membuat cloud computing menjadi semakin populer. Sistem keamanan cloud computing saat ini sudah semakin canggih sehingga hanya para pemilik data yang bisa mengakses data mereka. Dengan begini, data keuangan setiap perusahaan akan bisa terjaga dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Mobile Device

Sumber: ssnesbitt.com

Tingkat mobilitas yang semakin tinggi membuat tuntutan untuk bisa bekerja kapan saja dan dimana saja menjadi semakin tinggi. Perkembangan Smartphone dengan berbagai fitur modern serta semakin kencangnya jaringan internet membuat komunikasi jarak jauh menjadi semakin mudah untuk dilakukan.

Hal ini turut mempengaruhi dunia akuntansi. Para pemilik bisnis terutama bisnis kecil lebih memilih untuk melakukan pencatatan untuk semua transaksi dimanapun mereka berada. Dengan adanya mobile device, hal seperti ini dapat dengan mudah dilakukan. Selain itu, mereka juga dapat dengan mudah melakukan pengecekan terhadap data keuangan dan rekening kapan saja.

Komunikasi antara klien dan konsultan keuangan juga menjadi semakin mudah dan semakin aman. Kedua belah pihak dapat dengan mudah berdiskusi mengenai laporan keuangan terbaru tanpa ada batasan jarak.

Automatisasi dalam Bidang Keuangan dan Akuntansi

Sumber: highlandmartin.com

Peran teknologi dalam bidang keuangan dan akuntansi sudah tidak bisa diragukan lagi. Keberadaan cloud computing, mobile device,  dan berbagai jenis software telah mempermudah proses pencatatan dan pembuatan laporan.

Selain itu, perkembangan teknologi juga membuat berbagai jenis tugas dapat dilakukan secara otomatis. Sistem automatisasi ini telah diadopsi oleh berbagai pihak. Keberadaan sistem ini akan meningkatkan efektifitas kerja dan mengurangi beban biaya.

Berikut ini adalah beberapa contoh tugas atau pekerjaan yang bisa dilakukan oleh sistem automatisasi:

  • Audit. Digitalisasi proses audit akan lebih meningkatkan keamanan data dengan adanya digital trail yang memberikan informasi tentang siapa dan kapan data tersebut diakses. Hal ini akan meningkatkan efisiensi dan akurasi hasil audit.
  • Proses pengolahan invoice. Sistem akuntansi keuangan digital yang ada saat ini telah mengembangkan alur kerja digital yang memungkinkan sistem yang ada untuk mengenali kode akuntansi untuk proses pembuatan invoice.
  • Proses tutup buku secara berkala. Teknologi dan sistem automatisasi dapat membantu dalam proses tutup buku secara berkala. Sistem automatisasi yang menggunakan kecerdasan buatan dapat mengumpulkan data dari berbagai sumber yang ada, menggabungkan data tersebut, dan menyajikannya dalam sebuah laporan dalam waktu singkat. Dengan begini, pihak yang berkepentingan dapat segera mengambil kebijakan berdasarkan data yang ada.

Selain ketiga contoh tersebut, masih ada berbagai sistem automatisasi dalam dunia akuntansi dan keuangan yang telah mulai diterapkan oleh banyak perusahaan. Penggunaan sistem automatisasi tersebut tentunya akan mempersingkat waktu kerja, meningkatkan efisiensi, dan dalam jangka waktu panjang dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja.

Dalam dunia bisnis, penggunaan sistem akuntansi keuangan digital sudah semakin meluas. Para pemilik bisnis dan perusahaan hendaknya segera beradaptasi dan merangkul perkembangan teknologi yang satu ini agar tetap mampu bersaing dalam dunia bisnis yang kompetitif. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengupgrade sistem keuangan di perusahaan masing-masing dengan teknologi terbaru, atau untuk lebih mudahnya, menggunakan jasa konsultan keuangan yang siap membantu dalam proses transformasi sistem akuntansi keuangan digital seperti Logiframe.

Jasa Transformasi Sistem Keuangan Akuntansi

Sumber: insidesmallbusiness.com.au

Proses pelaporan keuangan dan pembuatan laporan manajemen saat ini terbilang jauh lebih kompleks dan lebih rumit. Mengapa?

Hal ini disebabkan oleh berbagai hal mulai dari transaksi bisnis yang menjadi semakin banyak dan kompleks serta munculnya berbagai peraturan yang menuntut adanya peningkatan standar laporan keuangan.

Di sisi lain, tuntutan dari pihak perusahaan dan pemegang saham akan adanya laporan secara berkala yang akurat dan efisien juga semakin menambah beban para akuntan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat pada dasarnya akan membuat kerja para akuntan menjadi semakin mudah, namun tidaklah mudah untuk terus menerus mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

Departemen akuntansi dan keuangan dalam sebuah perusahaan pastinya akan berupaya untuk memenuhi semua tuntutan yang ada, namun berbagai kendala menghadang misalnya saja:

  • Proses dan peralatan yang sudah ketinggalan jaman.
  • Kurang adanya transparansi.
  • Sumber data yang dipergunakan tidak konsisten.
  • Keterlambatan dalam pengiriman data.
  • Berbagai intervensi yang mengakibatkan kebingungan dan kesalahan dalam pembuatan laporan.

Berbagai kendala tersebut membuat proses pelaporan keuangan dan laporan manajemen menjadi terganggu. Tidak heran bila banyak perusahaan yang kemudian beralih menggunakan jasa konsultan keuangan seperti Logiframe untuk membantu mengatasi kendala tersebut.

Konsultan keuangan profesional seperti Logiframe bisa memberikan panduan bagi para pengusaha untuk meraih profit dengan manajemen keuangan yang lebih baik. Khusus dalam hal pembuatan laporan keuangan dan manajemen ini, pihak Logiframe mempergunakan software terbaru yang telah dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memudahkan proses pengerjaan.

Kunci utama kesuksesan penggunaan jasa konsultan keuangan seperti Logiframe adalah perpaduan antara pengetahuan dan keahlian yang dimiliki oleh para konsultannya, serta software yang dipergunakan. Software yang dipergunakan akan membuat proses pengolahan data dalam jumlah besar menjadi lebih mudah dan cepat, serta mampu mengenali pola-pola tertentu yang dibutuhkan. Di sisi lain, para konsultan memiliki pengetahuan untuk menjalankan software dan teknologi yang ada. Penggunaan software juga membuat para konsultan memiliki waktu lebih untuk memikirkan strategi keuangan lain yang lebih efektif untuk membantu pihak perusahaan.

Your comment